Friday , 16 October 2026
Home •> Hikmah •> Meraih Kemulyaan Hidup Dengan Suwung

Meraih Kemulyaan Hidup Dengan Suwung

MERAIH KEMULYAAN HIDUP DENGAN SUWUNG.

Tanya :
Saya sudah rajin latihan suwung pak, Alhamdulillah pikiran saya sekarang menjadi lebih tenang dan lebih damai. Hanya saja, mengapa nasib saya tidak segera berubah?

Jawab :
Ya, memang begitulah kenyataannya. Kalau anda belajar suwung tanpa tahu apa yang sebenarnya anda lakukan, dan apa yang sebaiknya harus dilakukan…

Walau sudah dijelaskan seperti apapun, pikiran bawah sadar manusia indonesia. Akan lebih cenderung memaknai suwung sebagai aktifitas untuk mengosongkan pikran.

Hal ini yang membuat banyak pembelajar menjadi salah kaprah, salah praktek, dan salah jalan.

Itu sebabnya pula, sekarang istilah suwung saya kembalikan pada asal muasalnya. Dalam terminologi NAQSDNA, latihan kesadaran suwung itu disebut dengan WUQUF.

Dan, Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa kesadaran manusia itu berlapis-lapis.

Kalau anda hanya memahami suwung sebagai Suwung Tok, alias diam, hening, hadir di sini saat ini saja.

Maka anda baru memasuki layer kesadaran #Wuquf yang pertama.

Jadi yang anda peroleh barulah sampai pada tahap kemampuan untuk mengendalikan pikiran serta kemampuan untuk masuk dalam kesadaran itu dengan mudah dan cepat.

Dan memang itulah yang anda raih, dan hanya memang itu…

Sedangkan untuk mendapat manfaat nyata dari latihan suwung untuk kemulyaan hidup. Seperti, Dapat menyembuhkan penyakit, mendatangkan rejeki secara berlipat ganda, dll.

Maka, frekwensi getaran kesadaran anda harus dinaikkan ke lapisan yang lebih tinggi, lebih dalam, dan lebih luas.

Yaitu dengan mengkoneksikan kesadaran anda dengan Sang Sumber, yaitu Tuhan.

Terserah apa yang menjadi Tuhan dalam keyakinan anda. Yang penting, sebelum meditasi suwung, niatkan diri untuk manunggal / menyatu / mendekat kepada Tuhanmu.

Contoh,
Sebelum meditasi suwung. Saya biasanya membaca niat dalam bahasa arab yang bunyinya begini : ilahi anta maqsudi wa ridloka mathlubi, Ya Allah, hanya engkaulah yang menjadi tujuanku. Dan hanya ridlo-Mu yang aku pinta.

Itu doa dan niat yang biasa saya affirmasikan sebelum meditasi. Untuk anda, ya terserah saja. Silahkan gunakan doa dan niat versi anda sendiri.

Intinya, ibarat peluru kendali. Sebelum ditembakkan. Maka haruslah ditetapkan koordinat targetnya. Sehingga tepat sasaran dan bukannya malah melayang-layang tanpa tujuan yang jelas.

Jika kamu sudah melakukan itu, maka itu artinya perjalanan latihanmu sudah berada di jalur yang tepat. Sehingga apa yang menjadi target, harapan dan juga impianmu. Akan dapat dengan mudah menjelma menjadi kenyataan.

Begittu….lah kenyataannya….

*

Tanya : Kalau Menarik Nafas, itu ditaruh dimana pak guru…?

Jawab : #Wuquf itu artinya diam, Neng, Meneng… wes.. ndak usah difikir, Enjoy saja… dan biarkan semuanya mengalir dengan bebas….

Kalau masih sibuk berteori, itu artinya pikiran kita masih belum diam. Masih sibuk berfikir. Masih sibuk bertanya jawab dengan diri sendiri.. Pikiran Masih diruwetkan dengan kegiatan membanding-bandingkan pelajaran dari Guru a, guru B, Guru C, Kitab A, Kitab B, Kitab C, dll.

Masih bingung memikirkan mana yang benar dan mana yang salah…

Begitu terus… sibuk mikir… akhirnya malah ndak jadi wuquf… Tapi malah perang di dalam batinmu sendiri.. atau malah mau ngajak debat sama saya… hehehehe….

Wuquf dalam metode #sodronway, itu gak pakai aturan baku… sesuka kamu saja… apapun boleh kamu lakukan, yang penting itu bisa membuat pikiranmu untuk sejenak diam…

Mbuh piye carane, terserah awakmu…

sing penting
Neng, meneng,
terus Ning wening…

Ngunu….

About Edi Sugianto

Trainer, Terapis, Founder, & Guru Besar NAQSDNA Institute. Pusat Pelatihan Keajaiban Bawah Sadar Untuk Pengembangan Diri, Kesuksesan, Keberlimpahan, Kejayaan. & Keselamatan.

Baca Juga

Baper itu Sakit Mental

Baper alias kebawa perasaan, yang biasanya terjadi karena perasaan yang terlalu peka dan suka berprasangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: